Hubungan Karakter Usia dan Tingkat Pendidikan dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Hormonal di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kota Pekanbaru

Authors

  • Lasiah Susanti Universitas Abdurrab
  • Adzmi Universitas Abdurrab, Pekanbaru
  • Neni Universitas Abdurrab, Pekanbaru
  • Yessi Rahayu Universitas Abdurrab, Pekanbaru

Keywords:

Kontrasepsi hormonal, usia, pendidikan, pemilihan metode kontrasepsi

Abstract

Lebih dari 60% pasangan usia subur di Indonesia memilih metode kontrasepsi hormonal.  Fenomena ini juga ditemukan di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kota Pekanbaru. Pemilihan metode kontrasepsi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk diantaranya karakteristik usia dan pendidikan pengguna KB. Namun keberlanjutan penggunaan KB juga sangat dipengaruhi pemilihan metode yang tidak sesuai kondisi medis yang dapat berujung pada putus pakai KB. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara karakteristik usia dan pendidikan akseptor KB dengan pemilihan metode kontrasepsi hormonal serta kesesuaiannya dengan Medical Eligibility Criteria (MEC). Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan cross-sectional, disain penelitian ialah analitik kuantitatif pada 57 subyek penelitian. Data dikumpulkan dengan metode wawancara yang berpedoman pada kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas subyek penelitian memilih metode sesuai dengan kriteria MEC, namun masih terdapat subyek yang memilih kontrasepsi kurang tepat dengan kondisi medisnya. Uji bivariat menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara karakteristik usia (p-value = 0,378, Cramers V=0,117) dan pendidikan (p-value = 0,320, Cramers V=0,248) dengan pemilihan metode kontrasepsi. Penelitian ini merekomendasikan konsolidasi lintas sektoral untuk implentasi edukasi sejak awal menjadi pasangan usia subur guna meningkatkan pemahaman pengguna sebelum memilih,  yang pada akhirnya akan meningkatan kontinuitas penggunaan kontrasepsi.

Downloads

Published

30-06-2026